Blog

5 solusi mandeg

5 Solusi Bisnis MANDEG

“5 SOLUSI BISNIS MANDEG”

 

  1. Kurang Cerdik!

Salah satu mental ‘juara’ yang biasa dialami oleh para pebisnis (terutama yang masih muda kayak sobat semua), adalah KEGAGALAN MELIHAT PELUANG EMAS.

Kegagalan melihat peluang emas ini bisa jadi karena kita memakai kacamata kuda. Kita menganggap bisnis ini hanya bisa berkutat di area yang sudah kita batasi, sehingga pengembangan yang seharusnya bisa kita garap malah kita abaikan.

Tipsnya adalah Latih mata dan hati untuk melihat peluang, sekecil apapun.

Tapi ada lagi alasan lain di area kecerdikan, dan ini lebih tricky karena agak saru dengan melihat peluang, yaitu jelalatan. Lah, jelalatan gimana, Sob?

Jelalatan artinya tidak fokus. Setiap ada ‘peluang’ kita garap, meski itu bukanlah kompetensi utama bisnis kita. Hmmm, bingung bedain ‘jelalatan’ dengan ‘melihat peluang’? Sikat contoh dibawah ini.

Saya suka banget yoghurt dan saya supplier yoghurt untuk beberapa restoran sunda. Pada suatu hari, ketika berselancar di instagram, saya melihat usaha restoran ala-ala ternyata lagi hits. Karena saya mainnya di yoghurt dan menjadi supplier untuk beberapa restoran sunda, saya kepikiran untuk bikin restoran juga. Biar sekalian gitu bikin supplier buat diri sendiri, kan keren.

Nah, itu Sob, namanya jelalatan!

Kenapa jelalatan? Karena restoran bukanlah kompetensi utama saya. Kompetensi utama saya di produk olahan susu. Ketika saya bisnis restoran, kompetensi utamanya haruslah jasa membuat masakan dan melayani pelanggan. Kefir OKE, Restoran NOT OKE.

Tips yang selanjutnya yaitu Kembangkan kompetensi utama bisnis kita, jangan gampang tergiur bidang yang tidak ada kaitannya.

  1. Truth be told

Tidak ada orang yang mau bekerja untuk dimarah-marahi, dan diinjek-injek (kecuali situ maksudnya buat mijitin).

Truth be told, ya. Yang butuh karyawan itu Anda atau mereka?

Mereka punya pilihan untuk bekerja di tempat lain, sementara Anda tidak punya banyak opsi dan keleluasaan untuk menjaring karyawan terbaik. Ayolah, Anda belum sekelas Google, toh? Anda lebih butuh mereka dibandingkan mereka butuh Anda.

Dan punya karyawan itu bukan sesuatu yang membanggakan, lho. Karena memiliki karyawan artinya Anda terbukti GAGAL melakukan bisnis sendirian. Mereka hadir untuk membantu Anda. Mereka adalah aset terbesar Anda.

Lah terus, kalau karyawan Anda ternyata sulit diatur dan lain sebagainya, yang salah siapa? Mereka atau Anda?

Sebagai pemimpin, ya tunjuk hidung Anda sendiri.

Lha, Anda cara mimpinnya gimana??

So, tipsnya pertamanya adalah : Be Bro and Respectful!

Kedekatan personal penting banget, Sob. Karena semakin dekat Anda dengan karyawan, semakin tinggi engagement mereka terhadap bisnis Anda. Semakin tinggi engagement, akan semakin keras usaha mereka untuk mencapai target bisnis!

Coba inget-inget jaman masih jadi kuli perusahaan dulu, pernah ngga dapet bos yang ngeselin? Yang ngasih deadline, lalu main marah begitu ngga mencapai target? Yang ngga pernah nanya kabar, yang ngga pernah mau duduk semeja, yang ngga pernah ngedengerin usulan?

Sekarang inget-inget bos asik yang bikin betah ngelembur malem-malem. Yang kalau datang sambil nyapa, yang pintunya terbuka lebar buat ditanya, yang menasehati dibalik dinding agar yang lain ngga mendengar?

Mau pilih jadi bos yang mana?

Etapi, Be Bro and Respectful bukan berarti tidak tegas ya, Sob.

Tips keduanya adalah : How, not What.

Jangan gara-gara pengen jadi Boss keren, Anda ngga menetapkan target, ngga negur ketika ada yang kurang sempurna, dan ngga memberikan arahan. Fungsi kepemimpinan harus tetap dijalankan. Yang terpenting adalah menggunakan cara yang tepat.

Ada contoh yang menarik:

Jika saya meminta karyawan saya beli pispot baru yang masih diplastikin, dan saya minta pispotnya direndam dalam air mendidih selama 15 menit agar kuman hilang, pispot ini nantinya bersih ngga? Bersih dong.

Nah, kemudian saya minta karyawan saya yang lain bikin sayur sop, yang uenak banget. Pas saya cicipi, rasanya seger hangat pas gimanaa gitu. Hehe.. Ngiler ga?

Si sayur sop ini saya tuang ke pispot bersih tadi.

Plung!

Mau makan ga?

Nggaaaa!

Hehe, jadi yang penting CARANYA bukan ISINYA. Sekeren-kerennya isi, kalau disajikan dengan MENYEBALKAN, ngga akan ditelen. Sumpah.

  1. Rasa Egois kamu!

Sahabat ritel, terkadang ketika memimpin bisnis kamu melupakan satu hal yaitu ego. Dalam menjalankan sistem kamu selalu memandang sebelah mata akan semua yang berada disekitar lingkungan kerja, sehingga apa yang telah dilakukan akan kurang berjalan mulus.

Coba sekarang sebutin semua bagian hal penting dalam bisnis kamu! Apa semuanya sudah benar-benar disebutkan sahabat ritel?

Apa ego kamu udah masuk dalam list yang kamu buat?

Yups itu adalah salah satu faktor yang sebenarnya penting sob dalam bisnis kamu sekarang, dan ini lengkapnya deh satu lagi tips dari kita.

Tipsnya adalah Sayangi Lingkunganmu

Sobat Ritel, tempat bisnis kamu beserta lingkungan dan seluruh elemen yang berada disitu merupakan satu kesatuan loh yang harusnya menjadi salah satu fokus penting kamu dalam menjalankan bisnis, karena semua itu berperan penting dalam bisnis kamu.

Bisnis kamu bakalan sehat kalo emang kamu yang mimpinnya bisa kendaliin semua yang menjadi elemennya, termasuk karyawan dan lingkungan.

Kamu harus mulai mendekatkan diri pada karyawan, mengerti dan lebih banyak mendengar adalah kuncinya. yakin deh ketika kamu sudah dekat dan mengerti karyawan, maka dengan sendirinya mereka akan menghormati dan nurut sama semua perintah kamu sebagai pimpinan.

dan tips selanjutnya : Tanam dan Panen

Percayalah seorang pemimpin itu akan selalu jadi panutan dari karyawannya, maka ketika kamu memberikan contoh yang kurang baik jangan heran ketika kamu menemukan salah satu karyawan kamu yang kurang teladan dan disiplin.

Tularkan dan selalu berikan contoh keteladanan buat karyawan-karyawan kamu, maka dengan sendirinya kamu akan merasakan feedback dari semua kebaikan yang ditularkan pada karyawan-karyawan kamu.

Ingat yaa sob, team atau karyawan kamu sekarang sebenarnya adalah cerminan dari seorang pemimpinnya sendiri, yaitu kamu.

  1. Kamu Bukan Super Boss

Hai sobat ritel, kenapa bisnis kamu masih saja belum ada kemajuan dan hanya bisa berjalan tanpa berkembang? ayo cek kembali apakah sudah check dan recheck lagi semua kerjaan dari masing – masing karyawan kamu?

Sobat ritel ketika kamu mau mengembangkan bisnis, maka yang perlu kamu ketahui adalah “kamu adalah pejuang”. Kebanyakan pada awal kita berbisnis, kita tidak ingin orang banyak tahu tentang bagaimana cara melakukan bisnis anda yang sesuai dengan harapan anda. Sehingga pada pelaksanaannya, kamu justru mengambil alih pekerjaan yang tidak harus kamu lakukan sendiri.

Banyak diantara kita sebagai pelaku bisnis yang memaksakan sesuatu berdasarkan apa yang kita ketahui untuk meraih semua ekspektasi yang ada di benak kita. Disamping itu juga kita tidak menghiraukan dan juga meragukan apa yang dilakuan team yang kita miliki.

Sadar gak sih? Kamu justru membebani diri kamu sendiri dan memaksanya semaksimal mungkin tanpa memperhitungkan tujuanmu memiliki team. “This is not being the best player” tapi ni berkaitan tentang menciptakan team yang terbaik. Masalah tersebut tentulah dapat kamu atasi dengan baik.

Percaya atau tidak, dengan masalah tersebut kamu justru memperlambat perkembangan bisnis kamu guys.

Tipsnya sekarang Lakukan Perubahan

Guys kamu itu ga bakalan selamanya handle bisnis sendirian, kamu udah mesti belajar kasih kepercayaan lebih sama karyawan kamu. Gak selamanya materi yang ada di kepala kamu cocok untuk kamu tuangkan kedalam bisnismu.

Saatnya kamu turun tangan untuk memperkaya pengetahuan team kamu dan juga berdiskusi dengan mereka tentang goals kamu tentang bisnis kamu. Guys sdm yang kamu punya sekarang adalah aset perusahaan yang harus kamu manfaatkan, jadi dengan membuka pemikiran positif kamu harusnya mulai dari sekarang memberi kesempatan kepada sdm untuk mengembangkan diri dan kemampuannya dengan demikian bisnis kamu bakalan lebih menuju ke arah yang lebih baik.

Lakukan perubahan pada cara pandang dan berpikir kamu sahabat ritel, berikan kesempatan pada karyawan kamu dengan promosi jabatan atau tanggung jawab yang lebih besar. Dengan sikap seperti itu kamu akan dapat banyak nilai positif.

Jadi ini adalah saatnya untuk kamu berubah, berikan pengetahuan yang lebih dan  kepercayaan untuk team kamu guys. Kemudian rubah cara berfikirmu untuk lebih mengutamakan efisiensi waktu.

  1. Open Mind

Tau ga sih sebenernya kamu punya banyak banget potensi dalam diri kamu, coba lebih berani deh dan yakin kamu pasti bisa lebih baik dari kamu sekarang. Karena kenapa?!

Berani ini salah satu kunci dari BRAVE, dan BRAVE itu kunci untuk kita menjadi sukses. Percaya deh.

Terkadang kita terlalu melihat pekerjaan orang lain sebagai sesuatu yang luar biasa, kemudian hal tersebut justru membuat anda minder. pada akhirnya anda malu untuk melakukan sesuatu karena anda rasa anda sudah kalah telak dari seseorang yang anda jadikan benchmark.

Masalahnya adalah, kamu tidak menemukan cara terbaik untuk mengatasi rasa malu ataupun minder anda. Sehinggal kamu tidak dapat melangsukan ataupun menjalankan ide-ide kreatif yang kamu impikan sejak lama. Ayolah kawan, kemampuan kamu tidak hanya mengagumi cipta karya orang lain, saat nya anda untuk berubah survive dan membuktikan bahwa “Kamu Luar Biasaaa”

Tispnya adalah Kamu Luar Biasa

Berani itu sangat diperlukan untuk kemajuan bisnis, karena keberanian adalah bagian penting dari sebuah bisnis. Dicontohkan ketika kamu harus berani untuk mengambil tindakan atau keputusan yang berdampak terhadap kemajuan bisnis kamu. Kesempatan itu tidak mungkin kamu lewatkan karena kesempatan tidak akan pernah dua kali.

Maka dari itu mari kita tingkatkan keberanian didalam diri kita untuk menjadi lebih baik dan akhirnya anda bisa bersaing dengan mimpi-mimpi bisnis anda saat ini. melangkah dengan berani cara nya adalah, kamu harus menghargai setiap apa yang telah anda lakukan dan berikan apresiasi untuk hal tersebut. Secara otomatis kamu akan merasa bahwa “kamu luar biasa”. Dan hal tersebut juga cenderung membuat kamu lebih percaya diri untuk melakukan tugas berikutnya. Dari keberanian dan kepercayadirian yang telah kamu bangun, anda akan lebih dinamis dan aktif.

Sebagai penyeimbang rasa keberanian dan percaya diri yang sudah kamu bangun, kamu harus juga didukung oleh kemampuan dan persiapan terlebih dahulu, karena apabila keberanian tanpa mempunyai persiapan dahulu itu namanya ceroboh. Maka dalam mengambil suatu kesimpulan kamu hendaklah mempelajarinya dan mendiskusikannya terlebih dahulu kepada rekan bisnis karyawan kamu sehingga di akhir keputusan akan menyimpulkan sesuatu yang terbaik.

Jadi mulai sekarang ayo latih lagi rasa keberanian kamu, dan kamu akan menjadi bagian dari Generation of BRAVE

Berani ketika kita ingin memajukan usaha atau bahkan ingin menjadikan usaha kita lebih baik lagi itu langkah awal untuk kita menjadi sukses.

by Alfarisi Salman in Articles

Aristotle

“The secret of business is to know something that nobody else knows”

by Alfarisi Salman in Quotes
4 Cara cerdik bangun personal branding

4 Cara Cerdik Bangun Personal Branding

Bisnis, tentunya selalu menarik untuk disimak. Hal pertama yang harus kita pahami dalam berbisnis adalah “ orang ingin berbisnis dengan orang BUKAN  perusahaan “ . Jadi , bagaimana mengembangkan kemampuan atau nilai seseorang dalam Personal Brand adalah hal yang harus kita cermati .

Dalam bisnis, nilai sebuah “brand”, merupakan faktor yang sangat penting . Bagaimana anda mengemasnya hingga disampaikan kepada publik , tentunya adalah faktor utama .Namun, diluar itu semua, yang terpenting adalah bagaimana anda sebagai pelaku bisnis, menampilkan citra anda.

Saat ini, personal branding memiliki nilai tinggi, karena faktanya publik lebih memilih percaya kepada orang dibandingkan perusahaan .Bahkan, personal branding yang baik, akan memberikan reputasi yang baik pula kepada perusahaan  .

Ini dia, 4 Hal cerdik yang bisa kita lakukan

  • DETAILKANBISNIS

Sebelum mengembangkan bisnis, yang harus dipahami adalah “kita ingin dikenal sebagai apa ?” . Buat hal yang detail misalnya marketing apartemen , atau guru les piano. Dengan membuat detail pada bisnis kita , secara tidak langsung membantu membentuk personal brand kita

  • BANGUN REPUTASI

Setelah membuat detail pada bisnis, sekarang saatnya anda membangun reputasi. Mulai dengan hal yang paling “menjual” dari bisnis anda. Lalu , buat ulasan dan rilis kepada publik. Biarkan publik membuat opini dan membuat nilai pada bisnis anda.

Semakin sering anda mengulas detail dari bisnis anda, semakin publik penasaran dan tertarik dengan orang dibelakang bisnisnya, yaitu ANDA.

  • CITRAKAN DIRI

Segera, setelah publik mulai mengenal bisnis anda, lalu kemudian membicarakan anda sebagai pemilik bisnisnya, bangun “bonding” melalui sosial media. Interaksi yang intens, dan pola komunikasi yang hangat, membuat nilai tambah untuk bisnis anda.

Kedekatan emosional yang dibangun antara pelaku bisnis dengan publik ( dalam hal ini konsumen ) membentuk opini positif yang berujung pada peningkatan citra.

  • TRUE STORY

Jika bounding sudah tercipta, yang anda butuhkan andalah memelihara kedekatan emosional. Buat orang percaya dengan sejarah bisnis anda yang real . INGAT! Orang ingin berbisnis dengan orang bukan dengan perubahan. Jadi , biarkan publik yang mempertegas personal brand anda.

Itulah 4 hal yang perlu anda lakukan untuk meningkatkan personal branding terutama dalam berbisnis.

Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda. Jika anda ingin mengetahui dan mempelajarinya lebih lanjut, mari bergabung bersama Shafira Retail Institute

-Widya Libriawan-

by Alfarisi Salman in Articles

Mark Twain

“If you tell the truth, you don’t have to remember anything.”

by shafcoRetail in Quotes

Mahatma Gandhi

“Be the change that you wish to see in the world.”

by shafcoRetail in Quotes
DISRUPTIVE LEADERS 2

Disruptive Leader

Di dalam dunia yang sangat cepat berubah, dimana teknologi yang ditemukan pagi ini bisa basi esok sore, dan informasi yang diumumkan di Bandung pukul 00.20 bisa diakses orang Kanada hanya satu detik kemudian, adaptasi adalah kompetensi utama untuk bertahan hidup.

Tapi sebagai sebuah organisasi, professional atau enterpreneur, bertahan hidup saja tidak cukup. Para pemimpin yang hebat tidak hanya adaptif terhadap perubahan, mereka justru menciptakan dan memimpin perubahan dalam organisasi dan lingkungannya.

Tentu kita belum bosan menyebut keberhasilan Steve Jobs mengubah Apple dari sebuah perusahaan komputer yang hampir bangkrut menjadi perusahaan gaya hidup yang ikonik dan mendunia.

Di ranah nasional, kita punya Ridwan Kamil dengan pola kepemimpinannya yang kreatif dan inovatif. Secara cepat dan tanpa banyak support dari APBD, Ridwan Kamil mentransformasi fisik dan sistem tata kelola kota Bandung sedemikian rupa, sehingga menuai pujian dari publik nasional dan internasional.     

Steve Jobs dan Ridwan Kamil adalah contoh distruptive leaders. Istilah ini dipinjam dari distruptive innovation, yang menggambarkan percepatan inovasi yang menggila dan tidak bisa diprediksi. Untungnya (atau sialnya), ‘kegilaan’ dan ‘ketidakpastian’ adalah definisi baru dari normal.

Kekacauan disruptive age mengakibatkan data-data penjualan tahun lalu tidak bisa lagi dipakai untuk memprediksi tahun depan, profil konsumen yang kita anggap cocok bulan kemarin mungkin sudah tidak sama lagi tahun depan, karyawan yang kita anggap bintang hari ini mungkin diambil kompetitor bulan depan. Dan ‘kegilaan’ ini nampak di semua industri.

Gaya pemimpin yang suka bermain aman, terlena dengan kegemilangan masa silam atau brand yang sudah ada, tidak akan bertahan lama dalam disruptive age. Ia akan digantikan oleh pemimpin-pemimpin yang berselancar dengan ombak perubahan, menggedor adat-adat lama, siap menerima dan mencari masukan dari luar, serta mengajak organisasi untuk terus meningkatkan level permainan.

Dengan menolak cara-cara lama dan mencari input dari luar, para pemimpin distruptive ini mengembangkan cara-cara baru yang lebih efisien dan lebih efektif, terkadang simple namun mind-blowing. Dengan menolak untuk bersenang-senang dengan capaian hari ini, para pemimpin disruptive memastikan organisasi tidak masuk ke dalam virus C (complacency) yang berbahaya.

 

Di dalam dunia yang cepat, mereka yang lambat atau duduk beristirahat adalah yang paling beresiko.

 

Anda pun bisa menjadi pemimpin dengan kualitas disruptive. Para pemimpin gahar yang cekas. How?

 

  1. Tanya Kenapa.

Kenapa adalah pertanyaan pertama yang harus terlintas dalam benak Anda saat Anda memikirkan bisnis dan organisasi. Kenapa organisasi ini harus ada, kenapa harus menggunakan cara ini, kenapa harus melakukan dengan orang ini. Dengan bertanya “kenapa” Anda mengangkat kabut yang biasanya bertengger di puncak kepemimpinan. Menjawab pertanyaan ini akan menyinari cara-cara baru untuk mengantarkan Anda ke tempat-tempat yang ingin Anda tuju.

 

  1. Kolaborasi.

Dua kepala selalu lebih baik dari satu kepala. Berbisnis dengan orang yang menghargai kita tentu lebih menarik ketimbang berbisnis dengan si Kepala batu. Raih sebanyak mungkin orang-orang hebat ke dalam lingkaran Anda. Jadikan diskusi dan brainstorming sebagai media untuk memecahkan masalah. Anda tidak mengetahui segala hal, dan setiap orang pasti mengetahui sesuatu yang tidak Anda ketahui.  

 

  1. Humanisasi.

Dalam kecanggihan teknologi seperti sekarang, sangat mudah untuk mengandalkan gawai untuk berkomunikasi dengan orang lain. Tapi percayalah, diskusi empat mata akan lebih menghasilkan respon yang baik ketimbang email singkat dengan kata-kata tegas. Telefon masih lebih baik ketimbang email, karena ada unsur suara di dalamnya. Humanisasi interaksi Anda.

 

Apakah Anda sudah siap menjadi pemimpin gahar dan cekas? Apakah Anda siap memimpin perubahan? Start now.

 

[@dinarkarani]

by shafcoRetail in News
9 tips

9 Tips To Develop Your Business Creatively

  • Hasilkan Sesuatu Setiap Harinya

Tuangkan waktumu semaksimal mungkin untuk menghasilkan sesuatu. Apapun itu ,yang terkait dengan hal positive maka lakukanlah !  Dalam  bisnis tentukan apa yang akan anda buat dengan cara mind mapping. Tuliskan apa saja yang akan dilakukan pada hari ini. Kemudian mulailah menulis dengan 1000 kata. Dengan menulis setiap hari, secara tidak sadar anda mulai mengerucutkan apa yang menjadi big goals.. Hal tersebut dapat membantu menentukan langkah yang paling baik untuk bisnis anda.

Di sisi lain secara psikologis ,  menghasilkan sesuatu setiap hari akan membuat kita cermat menentukan keputusan, juga lebih tangkas menyelesaikan suatu masalah. Jadi, mari mulai menulis GOAL anda hari ini.

  • Berhenti Sejenak Kemudian Cari Inspirasimu

Karena ingin bisnis berjalan dengan lancar anda seringkali mengesampingkan waktu untuk beristirahat dengan rutinitas berbisnis. Padahal sebagai  manusia kita sangat memerlukan sekali waktu beristirahat karena manusia mempunyai batas kemampuan dalam bekerja.

Pergi sejenak melupakan semua pekerjaan dan beristirahat itu sangatlah penting, karena sebagai manusia pasti mempunyai batas kemampuan untuk bekerja. Jadi waktu istirahat ini selain bisa mengembalikan kebugaran dari tubuh yang lemah karena bekerja, otak kita akan sendirinya me-refresh sehingga kita dapat kembali berfikir dengan baik.

“Buku adalah jendela dunia” peribahasa itu tentunya sering anda dengar bukan?. Peribahasa itu mengandung arti bahwa dengan membaca buku anda dapat menambah ilmu – ilmu baru, tetapi untuk sebuah inspirasi hanya membaca buku saja tidak cukup. Berjalanlah, pergi meninggalkan sejenak rutinitas bisnis. Selain dapat mengistirahatkan badan kita, pergi disini juga dapat mendatangkan inspirasi kreatif dan mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

  • Tingkatkan Loyalitas akan kewajiban

Banyak orang yang tidak betah dan bosan untuk memberikan kontribusi terhadap bisnis yang ia lakukan dan kemudian beralih kepada kebuntuan bisnis. Hal tersebut bukanlah hal yang aneh dan sulit ditemukan. Banyak diantara kita yang kurang mencintai apa yang kita lakukan. Kemudian hanya berharap waktu bergulir dengan cepat agar proses bekerja segera berhenti. Menjadi musuh bagi kewajiban anda dan tertunduk layu saat harus bertanggungjawab.

Sebenarnya justru hal tersebutlah yang membuat bisnis anda semakin terpuruk. Saat ini mulailah untuk mencintai bisnis anda sendiri dan keluarlah dari kejenuhan yang anda buat sendiri. Mulai dengan memberikan perhatian yang cukup untuk bisnis anda.  Setelah anda mulai mencintai bisnis anda, maka anda akan memperhatikan segala kewajiban anda.kemudian terciptalah yang dinamakan loyalitas terhadap kewajiban. Anda akan sangat menikmati dan menghargai setiap kewajiban yang perlu anda taklukan.

Jadi tunggu apalagi? semuanya hanya tergantung dengan kecintaan anda terhadap bisnis yang anda miliki. Mulai cintai dan kemudian loyalitas terhadap kewajiban anda akan mempengaruhi kesuksesan bisnis anda. 

  • Tulis dan urutkan isi pikiran, lalu pilih ide terbaik anda

Mendapatkan ide tidak mudah apalagi mendapatkan ide yang sangat baik dan kreatif untuk sebuah bisnis,  itu lebih sulit lagi. Para pelaku bisnis sekarang dituntut untuk menawarkan atau menyajikan bisnisnya dengan kreatif, inovatif dan out of the box. Karena dengan perbedaan yang positif itulah bisnis anda dapat bertahan.

Cara termudah adalah ketika anda mendapatkan sebuah ide, mulailah untuk menulisnya dan menyimpannya kedalam memo. Sehingga dikemudian hari ide yang anda miliki akan semakin banyak dan ini merupakan cara agar anda memiliki tabungan ide. Setelah tabungan ide anda dirasa cukup banyak, anda dapat memilih kembali semua ide yang sudah ada untuk menjadi ide yang paling baik dan keren untuk anda aplikasikan kedalam bisnis.

Tunggu apalagi, mulailah dari saat ini, tulliskan setiap ide yang sempat terfikir dalam otak anda. Tuangkan kedalam sebuah tulisan. Pilih satu waktu tertentu untuk membaca kumpulan ide tersebut dan bersiap dengan ide-ide cemeralang yang anda-pun bahkan baru menyadarinya bahwa itu KEREN.

  • Mulailah perbanyak bertanya

“Malu bertanya, sesat dijalan” statement/ peribahasa tersebut sebenernya sangat berpengaruh untuk membuat pola bisnis yang anda kerjakan menjadi kreatif dan berkembang sesuai dengan harapan anda. Sebagai contohnya, banyak pebisnis yang memulai karier bisnisnya hanya didasarkan kepada apa yang ia pahami saa. Kemudian dipertengahan jalan ia menemukan sebuah kebuntuan dan bahkan kerugian material.

banyak aspek yang bisa membuat hal tersebut terjadi, dan penyebab yang paling “vokal” adalah malu bertanya kepada pengalaman orang lain.

Dengan anda memulai pertanyaan kepada orang lain, secara tidak langsung anda meningkatkan pengetahuan anda. Jangan hiraukan rasa malu anda sehingga anda mundur dan tak mendapatkan apa apa. jadi mulai saat ini, biasakan untuk membuat list pertanyaan untuk anda pertanyakan kepada (minimal) orang-orang dilingkungan sekitar anda.

  • Bekerjalah di waktu produktif anda

Rule is rule, jadi jangan sampai anda melanggar aturan yang anda buat sendiri. Bisnis apapun anda sekarang dimanapun bisnis anda sekarang, karena disitulah nilai dari keseriusan anda menjadi pelaku bisnis.

Waktu bekerja adalah point penting dalam sebuah bisnis, karena dalam waktu kerja itulah dapat terselenggaranya bisnis yang bagus. Kadang anda mengesampingkan itu karena beranggapan bahwa totalitas dan loyalitas adalah segalanya demi kemajuan dan perkembangan bisnis yang anda jalankan.

Sama halnya ketika ketika anda berkendara mobil atau motor, ketika dipaksakan anda pacu tanpa ada istirahat terlebih dahulu maka anda tidak akan sampai pada tempat tujuan tetapi kendaraan anda akan mengalami overheat dan akhirnya FAILED.

Begitupun dengan waktu bekerja, kamu harus mencari berapa lama dan kapan waktu yang dianggap paling tepat untuk bekerja sehingga menghasilkan kualitas dari pekerjaan yang anda kerjakan.

Jadi coba cari waktu yang menurut anda adalah waktu nyamanmu untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik. Karena percaya atau tidak, dalam 24 jam sehari ada beberapa jam yang paling membuat anda produktif untuk menghasilkan sesuatu.

  • Bangun relasi bisnismu seluas mungkin

Proses terjadinya pertukaran barang atau jasa dari pihak penjual dan pembeli atau konsumen merupakan proses dari sebuah bisnis yang didalamnya pasti terjadi sebuah komunikasi. Jadi komunikasi merupakan modal utama dari sebuah bisnis, karena hubungan yang baik dengan rekan bisnis merupakan efek dari baiknya komunikasi dengan rekan bisnis.

Kemampuan anda dalam menjaga komunikasi dengan rekan bisnis, akan sangat berpengaruh sekali terhadap masa depan bisnis yang anda jalani sekarang. Karena sesungguhnya jaringan komunikasi pada setiap pelaku bisnis adalah modal untuk menjadikan bisnis anda sekarang lebih baik dan berkembang. Menjaga dan memperluas jaringan komunikasi akan dengan sendirinya menjadikan bisnis anda semakin baik dan berkembang.

Manusia adalah makhluk sosial dan didalamnya terdapat komunikasi yang tidak akan pernah terlepas dari semua aktifitas didalam kehidupannya. Jadi mulai dari sekarang ayo jaga komunikasi anda terhadap rekan bisnis dan mulailah menghubungi kembali rekan bisnis terdahulu untuk memperluas dan memperkuat koneksi bisnis anda.

Semakin besar bisnis akan menjadi tolak ukur seberapa besar pula kemampuan anda dalam menjaga komunikasi atau hubungan dengan rekan-rekan bisnis anda.  Jadi mulai saat ini bangun komunikasi yang baik dengan setiap orang yang anda jumpai. Kemudian maksimalkan komunikasi anda menjadi sebuah tools untuk meningkatkan bisnis.

  • Berani Mengambil Resiko

Resiko adalah tahapan dari suatu bisnis dan resiko tidak akan pernah dihilangkan, mengapa demikian? Apapun bisnis anda sekarang dan seberapa besar bisnisnya tidak akan terlepas dari resiko. Bumbu-bumbu dari sebuah bisnis adalah adanya resiko didalamnya, dengan demikian anda harus bisa menerima resiko dari setiap hal yang akan dijalankan dalam bisnis anda.

Tidak dapat dihilangkan tapi dapat diperkecil itulah resiko, dan hampir semua pelaku bisnis setuju dengan pernyataan tersebut.  

Pada suatu waktu anda pastinya akan dihadapkan pada suatu pilihan dalam bisnis anda, diharuskan mengambil keputusan secepatnya. Kemampuan untuk menganalisis dan menilai dengan cepat pastinya dibutuhkan pada saat itu dan seringkali anda dihadapkan pada resiko-resiko yang akan  diterima dari keputusan tersebut.

Resiko sampai kapanpun akan tetap selalu hadir dalam bisnis anda, jadi jangan pernah mencoba menghindarinya dan sebaliknya anda harus mempersiapkan solusi dari resiko tersebut. Ketika anda harus mengambil resiko untuk kemajuan dan perkembangan bisnis anda maka jalanilah dan jangan pernah takut untuk gagal.

Jadi mulai saat ini, mulailah untuk berani menghadapi resiko karena semakin berani anda melangkah, maka semakin banyak pula pengalaman anda.

  • Sampingkan kemampuan, lalu lakukan!

Masalaha kali ini yang akan kita pecahkan menyangkut tentang kepercayaan diri dan keyakinan anda kepada diri anda sendiri. Dibeberapa kasus, kita terkadang merasa belum kompeten untuk melakukan hal yang dianggap besar. Dalam bisnis misalnya, acap kali seorang pebisnis menemukan kebuntuan ketika dirinya dipaksa untuk melakukan hal yang bukan “bidangnya”. Hanya berkeluh kesah, berdiam diri dan kemudian menunggu orang lain untuk mengerjakannya tentu bukanlah jawaban yang tepat.

Jangan ragu dan takut, tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak ingin untuk mencoba hanya akan membuat anda enggan untuk berbisnis. Dalam berbisnis anda harus tahu, ada satu power yang dapat mengalahkan rasa ketidak percayaan dalam diri anda, yaitu keyakinan dan kemauan untuk memulai.

Keyakinan dan kemauan untuk memulai adalah modal dasar dari semua ilmu pengetahuan yang anda punya sekarang, jadi ketika anda merasa krisis kepercayaan atas kemampuan yang dimiliki maka lakukanlah segera dan yakin bahwa bisnis anda itu harus segera dijalankan.

Teori dan konsep memang sangatlah penting, tapi action dari semua itu lebih penting. Jadi mari mencoba, dan lakukan sekarang, jangan buat nyali anda menciut untuk belajar.

by shafcoRetail in News